Perubahan dan Kualitas

Setiap organisasi ataupun perusahaan yang sukses pada langkah terakhir sebelum kesuksesannya dipastikan telah melakukan perubahan pada bisnis mereka. Tanpa perubahan sebuah organisasi ataupun perusahaan menjadi sulit untuk beradaptasi terhadap tren pasar, sulit untuk meningkatkan produk atau proses, bahkan menjadi sulit untuk tetap dapat ikut berkompetisi. Namun, perubahan memiliki resiko tinggi terhadap produksi, pendapatan dan stabilitas organisasi atau pun perusahaan.

Dampak Perubahan

Hampir semua kegiatan manajemen perubahan memiliki metodologi inti yang melekat dan meningkatkan efisiensi dalam proses. Yang menjadi bagian penting dalam manajemen perubahan adalah untuk menganalisis dampak dari perubahan yang akan dilakukan. Perubahan manajemen yang kompleks dapat melibatkan banyak departemen, termasuk pemasok dan dengan berbagai tingkat perencanaan dan persetujuan.

Tahap Persetujuan Perubahan

Tahap Persetujuan memastikan bahwa orang-orang yang tepat dalam setiap langkah dari proses menyetujui perubahan. Aturan bisnis harus dibangun langsung ke dalam alur kerja sehingga jangka waktu dan tanggal jatuh tempo dapat diatur untuk tahapan yang berbeda dari alur kerja.
Organisasi harus memiliki kemampuan untuk mengelola dan melacak dokumen yang terkena dampak terkait dengan perubahan dokumen serta memastikan bahwa informasi didistribusikan, digunakan dan dipahami oleh karyawan.

Tahap Setelah Perubahan

Setelah perubahan selesai, selanjutnya organisasi harus mampu menangkap data dari hasil penjualan untuk mengumpulkan data yang diperlukan dari konsumen seperti pertanyaan, permintaan atau keluhan. Sehingga perusahaan bisa merumuskan dampak, menganalisis umpan balik perubahan dan mengumpulkan permintaan pelanggan untuk perubahan selanjutnya. Melalui pelaksanaan prosedur perbaikan terus-menerus seperti audit, organisasi dapat membawa perubahan internal. SMM sangat cocok untuk memberikan fleksibilitas, keamanan, meningkatkan visibilitas dan proses alur kerja bagi suatu organisasi, menghilangkan kebutuhan untuk proses manual, mengurangi kemungkinan kesalahan karena kesalahan manusia.
Perubahan merupakan siklus percepatan yang terus menerus dalam setiap organisasi, manajemen mutu dalam perusahaan sangat ideal untuk mengelola perubahan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s